Apa, Sih, Beasiswa Kuliah Bidikmisi Itu? Dan Bagaimana Cara Mendapatkannya

Beasiswa Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan buat calon mahasiswa yang nggak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik, baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu. Program ini diselenggarakan sejak tahun 2010.

Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 semester untuk program Diploma III.

Beasiswa Bidikmisi ini berupa pembebasan dari seluruh biaya pendidikan selama di perguruan tinggi, baik uang pangkal maupun SPP per bulan. Selain itu, mahasiswa penerima beasiswa juga menerima uang saku sebesar Rp600.000 untuk biaya kuliahnya yang akan diterimanya setiap 6 bulan sekali.

Meskipun mahasiswa Bidikmisi dari kalangan kurang mampu, tapi prestasi mereka selalu tinggi lho, sob. Menurut Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kak Intan Ahmad, lebih dari 51% mahasiswa Bidikmisi mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3-3,5, 28% meraih IPK 3,5 dan 0,7% bisa mencapai IPK 4!

Selain itu, banyak mahasiswa Bidikmisi yang terpilih dalam program pertukaran pelajar ke luar negeri atau mejadi delegasi lomba berkelas dunia.

 

Bapak Menristek-Dikti, Mohammad Nasir, bilang kalau beasiswa Bidikmisi memang dibuat agar mahasiswa terpacu untuk mencapai impiannya. Mereka yang datang dari kalangan nggak mampu, akan berusaha sebaik-baiknya untuk mengubah nasib keluarga.

Oleh karena itu, salah satu persyaratan yang paling penting dalam program beasiswa Bidikmisi adalah rekomendasi sekolah yang menyatakan kalau kamu berprestasi secara akademik.

Syarat umum untuk mendaftar program beasiswa Bidikmisi:

  1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat
  2. Lulusan tahun sebelumnya yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing- masing perguruan tinggi
  3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun
  4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
  • Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya; atau
  • Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp 3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000,00 setiap bulannya.
  1. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4
  2.  Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi obyektif dan akurat dari Kepala Sekolah
  3. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
  • PTN dengan pilihan seleksi masuk: SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri PTN
  • Politeknik, UT, dan ISI
  • PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk

Kamu juga bisa mencari tahu lebih banyak soal program beasiswa Bidikmisi di sini.

***

Yuk, persipakan diri kamu sebaik-baiknya sejak dari bangku sekolah, gaes! Cari tahu apakah sekolah kamu bisa membantu kamu dalam mendapatkan beasiswa Bidikmisi dan sebarkan berita baik ini ke teman-teman!

(Sumber gambar: populer.web.id, international.ui.ac.id)
(Sumber artikel : https://www.youthmanual.com/post/dunia-sekolah/akademik/apa-sih-beasiswa-kuliah-bidikmisi-itu-dan-bagaimana-cara-mendapatkannya

“Ah Lu Ga Asik Bro…” Tips Menjadi MaBa/MiBa

“Mah akau keterima di ii te be… HORE..!! Alhamdulillah.” seorang bocah yang belum pantas punya SIM C bersorak kegirangan.

“Tapi, Bandung itu seperti apa sih mah? Kita punya keluarga disana ga? Hmm temen temen SMA ada yang dibandung juga ga ya..” akhirnya pertanyaan demi pertanyaan muncul perlahan dengan senyuman yang tipis tidak selebar sorakan sebelumnya.

Back to topic..
Hallo Studn mahasiswa itu adalah tingkatan yang sangat berbeda dengan SMA/K/MA sebelumnya. Banyak hal yang bisa kamu lakukan dimasa perkuliahan, tapi jika langkah awalmu salah masa kuliah malah jadi mimpi burukmu. Jadi gimana strategi awalnya?

  1. Manfaatkan masa ospek untuk mencari 3-5 orang teman dekat.
    Jangan melihat ospek sebagai ajang perpeloncoan saja, jadikan ini ajang untuk saling mengenal teman dari seluruh penjuru dunia. Ini sangat penting buat kamu lebih akrab dengan tim ospekmu, punya teman untuk salah bareng, juara bareng, siapa tau nanti sekelas to?

    .

  2. Jangan mau bertanya kepada siapapun
    “Kang, toilet dimana ya?”
    Jangan malu tanya, ga harus nunggu mepet banget baru tanya. Kamu juga harus menambah wawasan kamu kepada lingkungan. Senior, dosen, teman seangkatan, bpk/ibu kos, ibu warteg terdekat jadikan mereka keluarga kedua mu di tanah perantauan. Ini akan membuatmu tambah betah.

    .

  3. Terbuka dengan lingkungan baru (tentunya yang positif ya).
    Dimana langit dijunjung disitu bumi dipijak. Haruslah mengikuti/menghormati adat istiadat di tempat tinggal kita. Jangan karena beda menjadi alasan untuk kita merendahkan yang lain.

    .

  4. Disuruheli buku? Coba cari di pasar atau pinjam saja
    Pasti dan tidak mungkin tidak, semua dosen ingin anak didikanya pintar dan salah satu caranya adalah punya buku pegangan. Eiit jangan cepet terpengaruh, liat uang sakumu dulu. Pilih buku yang prioritas paling dibutuhkan, kalau memang ada cari di pasar buku dulu (biar dapat yang miring) kalau bagusnya lagi ada kakak senior kenalanmu di poin diatas yang punya bukunya, tinggal pinjem deh.

    .

  5. Atur uang sakumu
    Cari uang relatif tidak mudah, aturalah uangmu. Disitu ada tetesan keringan orang tuamu (hiks). Bikin prioritas, jangan mudah terpengaruh dengan teman. Masing masing dari kalian pasti punya budget yang berbeda beda, jangan malu jika kurang jangan sombong jika lebih. Itu semua akan jadi bumerang jika sudah meradang.
  6. Kesan yang baik kepada lingkungan, jangan cari musuh
    Keep Smile and say something to another.. apapun itu. Jangan membuat musuh apalagi masih awal awal. Kalau mau nanti aja kalau sudah jadi mbahnya mahasiswa (piece, becanda)

    .

  7. Dosen itu bukan guru dikelas, beliau bisa diajak diskusi juga diluar itu
    Tetap sopan dan jangan malu bertanya, pinter pinter liat waktu ya. Jangan cuma pencitraan doang ingin nilai tapi usaha kurang.

    .

  8. Maksimalkan minat dan bakatmu dengan komunitas/organisasi
    Ini penting banget nih buat mahasiswa zaman NOW.. ikut oranganisai/komunitas/kepanitian/lomba. Asah terus kemampuanmu, disini kamu bisa ketemu lebih banyak mentor dan pesaing juga.

    .

  9. Minta nomor kontak siapa saja yang kau rasa bisa jadi teman dekat
    Sering lupa nama? atau . . . lupa wajah? tempel nama nomor dan bila perlu wajah tiap teman terdekatmu. Ini sangat penting agar diawal ini kamu terkesan perhatian dan terdengar asik.

    .

  10. Gebetan/pacar? Upss.. jangan jadi playboy
    Isi sendiri aja kali ya? Jangan lupa belajar juga, jangan lupa tujuan kamu kuliah untuk apa.

thank you ^-^
Share tips ala ala mu jika memang belum ada di 10 poin diata yooow

Menyelami Dunia Organisasi, Why Not?

Hay… kamu mahasiswa ?

Pernah bilang kalau ikut organisasi itu buang-buang waktu?

Atau pernah juga bilang organisasi nambah beban pikiran dan bikin capek!?

“Mendingan tidur atau heng out sama temen-temen, nonton bioskop atau pacaran kan lebih asyik, nggak nambah-nambahi beban kayak ikutan organisasi”.

ada juga yang kaya gini

“Males ah ikut-ikutan organisasi, kalau mau malu, minder mesti banyak orang hebat disana. Akumah apa atuh”.

Nah pertanyaannya kamu mau sukses nggak? Kalau mau sukses segera buang jauh-jauh pandangan negatif deh. Orang sukses tentu akan menghindari sikap minder apalagi males, karena dua sikap itu bakalan menghambat suksesmu. Kalau banyak orang hebat, bagus dong malahan, kamu juga akan ketularan hebarnya. Makanya pede aja dan selalu berprasangka baik ke orang lain juga ke kamu sendiri. Hargai dirimu sendiri, karena jika kamu nggak menghargai diri sendiri mana mungkin orang lain akan menghargaimu. Fokuskan kamu mampu dan kamu layak diperjuangkan, nggak usah ragu, kayak cowok yang lagi minta restu nikah ke orang tua cewek… ups…tentunya orang tua cewek akan memilih yang hatinya mantap dari pada yang ragu-ragu,,, betul nggak? hehe

Baik itu organisasi di dalam kampus maupun di luar kampus. Banyak lho sekarang organisasi itu baik komunitas daerah, nasional bahkan Internasional. Wow keren banget,,,, kalau kamu bisa terlibat aktif didalamnya. Nggak hanya terkungkung dengan teman satu kelas aja tapi bisa lintas dunia lho.

Yuk kita coba selami lagi apa aja sih keuntungan aktif organisasi itu!

  1. Menjadi pribadi yang dewasa
    Tua itu pasti, tapi dewasa itu pilihan. Yaps… dewasa itu sebuah pilihan. Pernah ketemu nggak sama orang yang umurnya lebih dari dua puluhan tapi tingkahnya masih childdish banget atau kekanak-kanakan. Sikap menang sendiri dan mudah cemberutan itu salah satu karakter dari childdish. Tentu ketika kita aktif di organisasi kita akan belajar banyak tentang kerjasama tim, sikap menghargai dan lebih mementingkan orang lain. Bisa aja sih tanpa organisasi pun berkarakter kayak gitu, tapi mungkin itu turunan dari orang tua. Ketika kita mau sosialisasi dengan orang banyak atau berorganisasi tentu sikap itu akan lebih bisa tumbuh dengan natural.

 

  1. Mengembangkan softkill diri
    Sisi kecerdasan manusia terdiri dari 3 aspek yaitu SQ, IQ dan EQ. Nah di organisasi kamu akan dilatih semuanya termasuk kecerdasan EQ. Berorganisasi akan melatihmu bisa memanajemen waktu dengan baik, pinter public speaking, berkarakter pemimpin dll. Kecerdasan EQ ini yang banyak disukai orang lain atau yang pengen dicari perusahaan-perusahan bonafit. Coba pilih mana pekerja yang sering datang terlambat, mudah emosi, minderan atau yang sering datang tepat waktu, sopan dan percaya diri? Tentu perusahaan akan memilih yang datang tepat waktu, sopan dan percaya diri itu kan.

 

  1. Terlibat peran nyata dan bermanfaat
    Kamu bosan nggak kerjaannya cuma di rumah atau didepan monitor terus? Kalau kamu paham nasehat “sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain” tentu kamu akan memilih mencari sesuatu yang bisa dimanfaatkan untuk orang lain bukan hanya mementingkan egonya sendiri. Ketika kamu diorganisasi kamu bisa membuat event yang membuat kemanfaatan misal ada banjir bandang di suatu daerah maka kamu akan bergegas mengumpulkan donasi ke wilayah tersebut atau eranya kebobrokan karakter kamu bisa buat seminar tentang karakter. Nah semua ini akan kamu dapatkan ketika kamu mau berkumpul atau berorganisasi.

 

  1. Bisa keliling ke seluruh daerah bahkan dunia
    Ketika kamu diorganisasi, kamu akan mendapatkan info-info termasuk kesempatan keliling Indonesia bahkan luar negeri. Kamu bisa memanfaatkan organisasi keilmiahan yang akan membawamu ke negeri lain melalui tulisanmu. Atau delegasi suatu organisasi yang meminta kamu untuk mewakilinya.

 

  1. Banyak relasi
    Seneng kan kalau punya banyak temen, misal nih kita mau keluar daerah, nah kamu bingung cari tempat, ternyata kamu punya temen yang tinggal disana nah minta bantuan dia aja, kan lumayan ada kenalan. Atau ketika bingung nyari kerja, temen-temanmu pasti bakalan merekomendasikan tempat yang baik dan mereka tau. Nah relasi atau jaringan tuh penting banget, tanpa jaringan kita akan senantiasa merasa sendiri tapi ketika kita punya komunitas atau jaringan kita tidak akan merasa sendiri.

“Your High GPA only give you an interview but after that your communication skill, Leadership, and  systematically thinking determine your success”. (Pak Anies Baswedan)

Itu bisa didapat ketika ikut organisasi. Makanya… yuk tunggu apa lagi, segera join ke organisasi. Jangan tunggu pasca kuliah ya karena tantangannya akan jauh lebih besar sedangkan kalau di kampus masih bisa terukur dan sesuai kapasitasmu.

 

Sharing Session by Gamatechno: Understanding Millenial Employee

Sabtu, 6/8/2017. Studn.id menghadiri acara sharing session yang diselenggarakan Gamatechno dengan tema “Understanding Millennial Employee – Managing Employee Millennial in Digital Era Information”. Acara ini berlangsung di University Club Universitas Gadjah Mada dan dihadiri oleh 48 professional HR, executive, pemilik perusahaan, serta beberapa awak media.

Materi dibawakan oleh dua orang narasumber yaitu Ridwan Saptoto, S.Psi., Psi., M.A (master, profesi psikologi UGM) dan Sugiyanto. S. Sos. MM. ELT (management talent, licensed trainer dari MWS International). Acara ini menjadi ajang untuk sharing dan diskusi untuk mengelola generasi millennial yang kini sudah memasuki dunia kerja.

Pada sesi pertama, narasumber memberikan penjelasan mengenai pengelompokan generasi berdasarkan waktu dan karakteristik yaitu:

  • 1925 – 1945 : Traditional/silent generation
  • 1946 – 1964 : Baby boomers
  • 1965 – 1981 : X generation
  • 1982 – 2000 : Y generation/milenials
  • 2001 – 2017 : Nexters


Source: O’Neill, M (2010), Generational Preferences: A Glimpse into the Future Office, Knoll. Picture captuted from http://wjmc.blogspot.co.id/2012/07/generational-cohorts-in-us-society.html

Tiap – tiap generasi mempunyai karakteristik tersendiri sehingga membutuhkan pengetahuan bagi para owner atau HR untuk mengelola karyawan di generasi tersebut.

Pada sesi kedua, dibahas mengenai talent management. Yaitu bagaimana mengelola bakat karyawan, mempertimbangkan karyawan dari hardskill dan softskill, serta tips-tips untuk menjaga hubungan atau mengikat karyawan.

Peserta yang hadir dalam cara kali ini juga memperoleh aplikasi berbasis cloud gratis bernama eOviz hr dari Gamatechno untuk mendukung pengelolaan karyawan yang lebih cepat dan efisien. 

Beberapa sumber gambar dikutip dari facebook.com/gamatechno

Lemparkan Sikap Bullying ke Tong Sampah !

Tau nggak kejahatan apa yang tidak terlalu kelihatan luka fisiknya tapi efeknya luar biasa banget untuk  masa depan? Kejahatan ini dilakukan oknum untuk mencapai kepuasan diri. Banyak sekali contoh kasus yang telah terjadi dan di ekspose media contohnya yang saat ini sedang viral adalah kasusnya Muhammad Farhan (mahasiswa salah satu kampus yang ada di Depok). Nah kejahatan ini adalah bullying.

Kenapa sih bullying itu kejahatan, itukan cuma lucu-lucuan, buat hiburan ajah dan nggak usah dibikin makan ati lah, santai aja lagi?

Nah yang ngomong kayak gitu nggak ngerasain posisinya sebagai korban. Padahal bullying itu adalah pembunuhan karakter dengan menjatuhkan mental korban. Manusia dilahirkan dengan kecerdasan yang tak terhingga sedangkan yang membuat dia lemah, penakut, cemas itu karena faktor luar salah satunya akibat bullying. Korban bullying yang terjadi berulang-ulang akan menyebabkan cemas yang berlebihan dan mengganggap semua orang itu jahat. Parahnya, bullying bisa menyebabkan bunuh diri lho. Lha kok bisa? Ya bisa aja karena korban merasa tidak dihargai, merasa buruk, tidak ada yang menyukainya dan merasa terasingkan di bumi ini. Nah lho…. parah banget kan pembully itu.

 Yuk kita simak tips membuang jauh sikap buruk bullying !

  1. Tau batas bercanda
    Bercanda itu membuat hati yang galau jadi sumringah lho,,, tapi nggak boleh berlebihan bercandanya ya. Bercanda yang sampai membully itu yang dilarang. Kan nggak keren niatnya cuma bercanda tapi berujung maut. Kalau udah kelepasan ngomong yang nyakitin ati temennya, cepetlah peka sama perubahan sikap temen kita dan minta maaf lalu cari topik lain. Sedangkan yang dibully harus sabar dan husnudzan, ya siapa tau, si dia sedang khilaf. Jangan sampai dibawa sampai tidur ya, mikirin omongan orang lain terus, yang nantinya malah bikin stres. Wah bahaya tuh……
  1. Nggak usah caper super
    Terkadang  pelaku bullying itu pengen cari perhatian di lingkungan temannya, bisa jadi  karena di keluarganya dia kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya. Solusinya, bangun komunikasi lebih baik lagi dengan keluarga atau teman. Hidup itu bukan untuk meminta karena hidup akan indah ketika kita memberi. Begitu juga ketika kita berusaha menyayangi dan memberi perhatian, maka atmosfer itu juga akan dapat kita terima.
  1. Jangan sok kuasa
    Pada dasarnya semua orang tuh sama, yang membedakan adalah akhlaknya. Pelaku bulliying yang merasa hebat dan kuat berusaha mendapatkan kepuasaan hatinya dengan mengintimidasi orang lain. Ingat! diatas langit ada langit. So jangan anggap remehi orang lain, siapa tau orang yang dianggap remeh itu sebenarnya memiliki potensi besar, tapi karena tidak diolah dan selalu teraniaya sehingga tidak bisa muncul potensi itu. Kuncinya adalah saling memahami dan menghargai orang lain.
  1. Jauhi teman yang buruk
    Temen memiliki pengaruh besar buat membully orang lain. Kalau dia teman yang buruk ketika kita membully, dia bakalan seneng bahkan ngetawain perbuatan kita sedangkan temen yang baik dia akan menyayangi kita dengan cara menasehati kalo itu gak baik.

Jadi penting nih untuk digaris bawahi, bullying adalah pembunuhan karakter yang sudah seharusnya kita jauhi. So stop bully!

Mari kita menjadi pribadi yang lebih aktif dan produktif agar kita tidak disibukan dengan hal negatif seperti bullying. Kalian juga pasti senang kan bertemu dengan temen-temen yang selalu mensupport kalian? Yuk temukan teman – teman kalian dari berbagai civitas akademika di penjuru Indonesia di Studn.id, kamu bisa add, chat, dan berkenalan dengan mereka. Temukan juga aktifitas keren yang sesuai dengan passion, dan promosikan juga event/aktifitas organisasi/komunitas kalian di Studn.id. Upss.. bisa bikin CV Online juga lho. Daftar Studn.id sekarang juga yuk!

 

10 Tips Mahasiswa Keren dan Berprestasi

Mau jadi mahasiswa berprestasi? Udah nggak jaman semboyannya “muda foya foya, tua kaya raya terus matinya masuk surga”. Enak bener hidup kayak gitu ya….. Saatnya masa mudamu kayak lagu CJR.

“Menjadi mata air
 Yang terus mengalir
 Selalu memberi karya terbaik
 Bagi bangsa”

Contohnya nih kak Tria, dia adalah mahasiswi UNS dan aku kenal banget sosoknya. Kemarin sempet sharing-sharing tentang seabrek prestasi dan aksi sosialnya. Dia sosok yang  inspiratif, kreatif dan berprestasi. Maka tak heran kalau dia penerima berbagai beasiswa baik dari beasiswa di kampus sampai beasiswa aktivis yaitu bakti nusa. Selain itu aksi sosialnya juga banyak, dia sebagai founder dari sedekah botol solo, founder griya schizofren dll. Wah keren kan…

Mahasiswa berprestasi itu nggak cuma ngejar ijazah doang. Beda banget kan kalau kamu bisa jadi mahasiswa ber IP tinggi dan skillnya pun unggul, kamu bisa dapat buaanyak banget kemudahan, banyak relasi, beasiswa dan banyak banget info-info penting yang harus kamu tau untuk menunjang suksesmu. Itu semua nantinya akan menguntungkan kamu di masa datang. Jadi…. kamu harus banget memanfaatkan moment mahasiswamu semaksimal mungkin.

Aku bagiin ya beberapa tips berprestasi dari kak Tria. Kalau aku jabarkan nih ada 10 tips yang wajib kamu lakuin.

Yuk kita bedah 10 tipsnya biar kamu bisa segera action!

  1. Dream
    Ini penting pake banget. Sebelum masuk perkuliahan tulis dulu mimpi atau target jangka pendek, panjang dan menengah. Ajaib lagi kalau dikasih gambar dan tahun target itu bakalan terlaksana. Nah perlu mikir nih, jangan asal-asalan karena menyangkut masa depanmu
  1. Rekaman
    Rekaman? Buat apa? Rekaman berguna banget pas kamu lagi di kelas, bisa gunakan alat bantu untuk merekam pelajaran. Manfaatin tuh hp daripada buat mainan di kelas yang bakal ganggu pelajaran. Bisa juga dengan menulis cepat apapun yang disampaikan dosen. Hargailah setiap tindakan kecil apapun itu, termasuk merekam atau mencatat pelajaran karena 80% dosen akan memberi soal ujian sesuai apa yang telah dijelaskan olehnya.
  1. Perangin ngantuk
    Mau jadi mahasiswa keren? jangan hobi tidur ya… tapi namanya manusia ngantuk ya bolehlah tapi kamu harus tau mana waktu tidur, waktu belajar, waktu makan. Mahasiswa sering juga begadang karena deadline tugas atau apalah itu tapi tetep perangi ngantuk di dalam kelas. Caranya kamu bergegas ijin untuk jalan dan cuci muka atau yang lebih bagus lagi kamu bertanya materi yang disampaikan dosen. Pastinya kamu harus konsen dulu kan buat ngasih pertanyaan yang baik.
  1. Dekatin dosen
    Cara paling ampuh menjadi mahasiswa jago di kelas yaitu deketin dosen. Semua dosen baik yang disenengi atau nggak. Karena dosen biasanya akan seneng sama kamu yang mau aktif di kelas, punya nilai-nilai bagus dan berlomba lomba membantu dosen apalagi kalau dosen doyan curhat minimal didengerin lah. Nah sering seringlah diskusi atau transfer ilmu, secara dosen keilmuannya sudah tingkat atas dan banyak pengalamannya. Kuncinya kalau dosen percaya sama kamu apapun info-info yang dosen tau, orang pertama yang bakalan tau itu kamu.
  1. Hobby, Kepo n’ stalking
    Hobby Kepo dan stalking kok bisa? Jangan salah kepo dan stalking juga bisa nambah wawasan kamu lebih terbuka lho, asal gak berlebihan aja dan yang dikepoin hal yang penting. Bukan ngepoin sang mantan yang sudah pindah ke lain hati itu mah malah jadi baper. Buang tuh galau atau baper gara-gara gituan. Kepo sama tokoh yang kita gak bisa jangkau lihat biodata atau kepo sama kakak-kakak yang berprestasi, nah itu baru keren.
  1. PD aja selagi itu baik
    Ini nggak kalah penting namanya PD alias percaya diri. Caranya gimana biar bisa PD?  Misal dulunya cupu, nggak berani ngomong, penakut dll… nah salah satunya adalah buang jauh-jauh penilaian orang terhadap diri kamu. “Jangan-jangan aku ngomongnya salah, jangan jangan dia marah dll”. Bedakan ya terlalu peka sama terlalu takut dinilai orang jelek. Peka boleh malah bagus tapi kalau terlalu pengen membuat orang bahagia sementara di luar batas kemampuan kita itu yang susah. Selama kita di jalan yang benar, percaya diri itu nomer satu.
  1. Follow beberapa UKM/organisasi
    Di luar kelas pun kita kudu berprestasi, mengeksplore bakat-bakat terpendammu. Dengan berorganisasi banyak sekali nilai plusnya yaitu public spekaing bagus, kerjasam tim dapet dan melatih kepemimpinan yang penting banget untuk masuk ke dunia kerja. Perusahaan manapun biasanya akan mencantumkan riwayat organisasinya. Nah kalau yang nggak punya, mau dikosongin gitu? Padahal bisa jadi nilai plusnya disitu lho.
  1. Manage waktumu
    Pasti tau ya orang hebat itu bakalan sibuk karena banyak orang yang membutuhkannya. Eittts… tapi perlu diinget ibarat makan gajah nih ya hewan segede itu  kamu makan bakalan makan sedikit sedikitkan nggak langsung semuanya? Begitu juga kamu harus cerdik dan rajin mencicil tugas baik itu tugas kuliah atau organisasi atau aktivitas harianmu. Nah deadline adalah kerjaan mahasiswa yang kudu diberantas segera. Jangan menunda tugas, karena ketika kamu menunda sesuatu bukan pekerjaan itu semakin ringan, malah menjadi tumpukan yang bikin pusing kepala.
  1. Fokus
    Masuk nih ke area fokus. Kalau mau jadi mahasiswa berprestasi harus pandai menyeimbangkan antara belajar di kelas dan belajar di organisasi. Misal masih di kelas ya fokus dengan materinya bukan ngerjain tugas lain atau malah tugas organisasinya. Kalau sedang rapat atau agenda di organisasi juga kudu maksimal. Jangan jadi mahasiswa yang demen organisasi dan sibuk banget cuma ikut-ikutan tapi nggak produktif. Beda lho sibuk sama produktif…
  1. Jaga kesehatan
    Sangat perlu diperhatikan nih tentang kesehatan. Penyakit mahasiswa biasanya ngedrop akibat kelelahan, tipes, maag dll. Gara-garanya bisa telat makan, banyak agenda, makannya yang instan terus, males olah raga lagi. Padahal olah raga tuh perlu banget untuk menjaga stamina kita. Sekali dalam seminggu bisa untuk jogging, renang atau olah raga ringan setiap harinya misal olah pernafasan, dan ada pemanasan, pendinginan dll.

Itu tadi 10 tips buat kamu-kamu, yang pengen jadi mahasiswa yang banyak prestasinya. Intinya mau banyak belajar dari manapun sumbernya dan segera mengaplikasikannya atau take action segeraaa ya…. Ilmu bukan buat diri kita sendiri tapi untuk orang lain juga. Kalau kamu pinter banyak bahasa atau punya banyak prestasi lainnya tentu orang lain akan merasakan kemanfaatan dari prestasimu itu. Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain? Keep spirit 🙂

 

Kamu pengin tau kegiatan-kegiatan keren atau pengin kenal sama mahasiswa-mahasiswa hebat dari kampus lain? Yuk daftar Studn.id dan temukan aktivitas-aktivitas menarik dari kampus di Indonesia.

Road Show Studn.id ke Diploma IPB 2017: “Launching Bimbel Matrikulasi RASENSURIKEN”

Bogor, Sabtu 16 Juli 2017 studn.id melakukan roadshow di kampus diploma Institut Pertanian Bogor (IPB). Tim studn.id memberikan sosialisasi di acara Launching Bimbel Matrikulasi RASENSURIKEN “Raih Semangat Sambut Matrikulasi Keren” bekerja sama dengan Rohis Diploma IPB. Peserta acara merupakan para mahasiswa baru diploma IPB.

Tim studn.id diwakili oleh Fafa menyampaikan sosialisasi kepada mahasiswa baru untuk senantiasa aktif dalam kegiatan-kegiatan positif dan mengikuti organisasi yang ada di kampus untuk meningkatkan softskill. Fafa juga menjelaskan bagaimana cara untuk mendokumentasikan kegiatan-kegitan kemahasiswaan melalui website studn.id. “Melalui website studn.id kamu bisa mencari bermacam-macam kegiatan kampus serta mencari UKM atau Ormawa yang sesuai dengan minat kamu”, kata Fafa.

Selain dihadiri oleh mahasiswa baru, pada kegiatan ini turut hadir Bapak Firmansyah Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan IPB.

Studn.id memotivasi para mahasiswa baru di diploma IPB untuk terus mengasah softskill mereka, menambah relasi antar civitas academica, serta mendokumentasikan aktifitasnya di website studn.id.

7 Cara Berhemat Ala Anak Kuliahan

Selepas selesai sekolah menengeh sering kali kita mencari perguruan tinggi yang relatif jauh dari rumah. Sebagian besar mungkin malah memanfaatkan ini sebagai cara “bebas” dari belenggu orang tua, tapi semua itu  hanya di awal. Masa kuliah akan menjadi masa dimana kamu akan ditempa menjadi lebih mandiri dan lebih dewasa.

Tentunya kehidupan perkuliahan tidak selalu mulus, kamu bakalan ketemu teman dari negri antab brantah, dosen killer, tugas menumpuk, dan tentunya keterbatasan uang saku, hingga di masalah terakhir ini tidak sedikit yang berputus asa bahkan saat mereka baru mendapat pengumuman lulus di perguruan tinggi tercintannya.

Tapi jangan putus asa dulu kawan, karena disini bakalan bahas 7 Cara Berhemat Ala Anak Kuliahan. Berikut lengkapnya.

  1. Mengelompokkan Pengeluaran

Buat kalian yang baru pertama kali merantau pengelompokan pengeluaran sangatlah penting. Jangan samapai menyesal di akhir bulan. Pengeluaran mahasiswa biasanya terbagi menjadi pengeluaran rutin (biaya kos, internet, dan makan harian) dan pengeluaran insidental seperti biaya ngongkrong bareng, fotokopi tugas, beli peralatan kuliah. Buatlah wadah/amplop untuk memisahkan anggaran harian, mingguan, insidental, dan kalau ada untuk biaya tak terduga.

  1. Masak Nasi sendiri

Anak kos biasanya lebih mementingkan kenyang, daripada makanan apa yang dimakannya, memasak nasi sendiri akan memudahkan kalian buat menyesuaikan porsi harian tentunya akan lebih kenyang dan bebas nambah. Kenapa tidak dengan lauk? karena sering kali dalam memasak lauk/ sayur membutuhkan biaya yang lebih besar daripada beli di warteg.

  1. Cuci baju sendiri

Uang loundry 5000/kg jika dikalikan bisa untuk beli lauk beberapa hari lho, maka iritlah dalam berpakaian. Buat kau adam biasanya 1 kaos bisa dipakai beberapa hari kan? tapi kalau sudah berbau dan gatal harus langsung dicuci ya!

  1. Manfaatkan Perpustakaan

Mahasiswa kadang bingung mencari buku referensi, tapi tenang perpustakaan kampus kalian biasanya menyediakan apa yang dibutuhkan mahasiswanya. Kalau tidak, kalian bisa berkungjung ke perpustakaan kota atau perpustakaan perguruan tinggi lain. Bisa kok, santai saja, perpustakaan kampus lain biasanya hanya meminta data diri dan ada juga beberapa yang bertarif tapi murah kok. Sekalian jalan jalan pinter.

  1. Kurangi nongkrong bareng teman 

Siapa bilang nongkrong tidak pakai biaya? Ngemil, minum, karena sekedar tidak enak itu uang keluar juga kan? Bukan berarti harus jadi orang “GUA” yang tidak pernah keluar, tapi bijaklah, ketika anggaran sudah tidak memungkinkan bersabarlah, kecuali ada yang traktir. Nanti kalau sudah kerja toh ada waktunya sendiri.

  1. Kerja “part time” atau menabung 

Buat kamu yang tidak ikut sibuk dalam organisasi kampus, kamu bisa cari cari kerjaan. Bisa di kampus dengan jualan jajan/sarapan, ikut kopma atau diluar kampus seperti di fotokopian, restoran, atau sebagai pengajar anak anak.
Tapi jika kamu merupakan orang sibuk di organisasi, kerja part time akan sangat sulit. Kampu harus bisa bijak untuk menabung, tidak usah banyak tapi rutin. Tabungan ini pun harus kalian gunakan dengan bijak ya, jika tidak penting sekali kalian tidak perlu membobol tabungan kalian.

  1. Buat menjadi kebiasaan kamu

Berhemat bukan hanya untuk orang orang yang pas pasan (menengah kebawah). Berhemat adalah perilaku orang yang dewasa, perilaku manusia moderen, semua tips diatas tidak akan bermanfaat jika tidak coba dibiasakan. Parahnya bisa jadi berhenti setelah hari ke-2, jangan sampai. Jika ada niat, pasti ada jalan.

Paling itu aja tips dari saya, semoga bermanfaat. Jangan mempersulit diri sendiri dengan hidup bebas tanpa arah dan tujuan. Kalian masih mudah, kalian harus belajar dewasa. Jadikan bangku perkuliahan kalian jadi batu loncatan ke jenjang yang lebih lebih jauh lebih tinggi. Jangan terlalu tampak mempritatinkan 😀 dan jangan meng-downgrade diri sendiri hanya karna kalian “ngirit”, itu.
Terimakasih. ^-^

 

Jangan Ngaku Anak Kampus Gaul Kalau Belum Tau Ini

Kalau kamu tahu situs-situs blog anak kampus yang keren berikut, kamu akan jauh lebih up to date tentang info-info menarik seputar kampus(mu).

Mari kita simak curahan hati pemilik blog di bagian “about us” situs mereka:

anakUI.com adalah komunitas (unofficial) bagi mahasiswa maupun alumni UI. Berdiri sejak Agustus 2007, anakUI.com menjembatani para mahasiswa dan alumni UI untuk saling berinteraksi dan berbagi informasi, serta menginspirasi Indonesia.

AnakTelkom.com adalah sebuah website untuk teman-teman yang akan, sedang dan pernah kuliah di Telkom University. Website ini diharapkan bisa menjadi tempat untuk saling berbagi dan berdiskusi untuk membuat Kampus Telkom University menjadi yang terbaik.

UNY Community lahir pada tahun 2012. Saat itu kami mulai serius berusaha semaksimal mungkin menggarapnya. Bukan hal mudah memang, tapi kami tetap berkomitmen sejauh ini. Apalagi ketika kami melihat banyak mahasiswa yang terbantu dengan  keberadaan UNY Community. Senang rasanya ketika kami mampu berbagi kebaikan untuk orang lain.

Unibkita.com adalah komunitas bagi mahasiswa maupun alumni UNIB didirikan sejak Januari 2016. Unibkita.com merupakan media para mahasiswa dan alumni UNIB untuk saling berbagi informasi, berinteraksi dan menginspirasi Indonesia. Adapun jargon yang diusung oleh unibkita.com yakni “Berbagi, Aspiratif, Inspiratif”.

Sekitar Unnes [dot] Com – merupakan sebuah portal informasi online yang akan mengabarkan segala peristiwa dan informasi di Sekitar Unnes. Mulai dari Info Kuliner, Info Kost, Info Tempat Nongkrong, Info Tempat Ngopi, Info Komunitas, Pokoknya semua tentang Unnes dan sekitarnya. Sebuah gagasan untuk mengabarkan informasi dan peristiwa yang ada dan terjadi di sekitar Unnes melalui jalur maya.

7 Tips HRD Mau Melirik CV Kamu

Cie yang baru lulus kuliah, Studn.id mengucapkan selamat menempuh hidup baru ya buat kalian. Kalian yang bingung gimana sih caranya biar CV kita gampang tembus dan dapat panggilan kerja.

Yak betul sekali, dalam dunia pencari kerja tentunya saingan kita bakalan dari mana mana, bahkan mungkin banyak yang lebih jago daripada kita. Terus bagaimana sih caranya nge”PING” HRD perusahaan idam idaman kamu? Kali ini Studn.id bakalan ngasih Tips Bikin CV Biar Dilirik HRD.

  1. Tampilan Menarik dan Professional
    Yang paling mudah untuk dilihat pertama kali adalah penampilan. Setuju? Bagaimana kamu membuat penampilan CV menjadi menarik, tapi menarik saja tidak cukup CV kalian juga harus terlihat profesional. Tidak asal menarik tapi alay/lebay dan tidak asal profesional tapi kaku. Awali dengan memilih warna yang merepresentasikan diri kalian, mengatur tataletak dan penulisan yang konsisten dari ujung hingga ujung.
  2. Singkat dan Padat
    Tidak usah membuat CV yang terlalu panjang hingga berlembar lembar, ini akan terlihat membosankan dan kekanak kanakan. Tidak terlalu bermasalah jika konten yang tertulis memang data petin, tapi tidak perlu kalian (terutama buat kalian yang kuliah S1/D3) masukan TK, SD, atau pengalaman OSIS dan seterusnya. Karena kemungkinan besar waktu interview tidak akan ada pertanyaan “Kamu dulu di SMP itu to? Wah SMP bagus tuh, anak saya disitu juga”.
  3. Data Diri Lengkap
    Jika sudah dari segi tampilan menarik danprofesional barulah HRD melirik sedikit ke arah CV kita. Jangan sampai ada data diri kita yang ketinggalan ya, Nama, tanggal lahir alamat, kontak handphone dan email, merupakan data pokok yang harus banget ada.
  4. Pendidikan, Pelatihan, Prestasi
    Tiga poin ini akan merepresentasikan siapa diri kalian, pendidikan formal kalian, pelatihan pelatihan yang pernah kalian ikuti, dan prestasi apa saja yang pernah kalian capai akan jadi nilai khusus, atau pembeda dari peserta lain.
  5. Pengalaman
    Kalian frash graduate? Tidak pusing, kamu bisa masukan penalaman magang pengalaman jadi volunter tertentu atau kegiatan khusus yang menurut kamu menarik untuk dimasukan,
  6. Kemampuan Khusus
    Apa yang bisa kamu lakukan jika kamu sudah diterima kerja? Tulis kemampuan khusus kamu, tapi yang berkaitan dengan pekerjaan ya. Misal, kemampuan Ms.Office, Corel Draw, My SQL, atau Fotografi. Hal hal yang tidak terkait seperti kemampuan menerawang masa depan, atau kayang sepertinya tidak perlu dimasukan.
  7. Referensi
    Ini yang kebanyakan orang lupa, buat kalian yang pernah kerja atau pernah ada proyek pasti kemampuan kamu bakalan terlihat oleh tim kamu minimal. Referensi disini adalah review dari kemampuan yang terlah kalian gunakan, misal kamu menggunakan kemampuan marketing atau koding java maka kemampuan tersebut bisa dideskripsikan bagaimana preformansinya. Biasaya review dilakukan oleh orang yang punya posisi spesial, seperti pimpinan perusahaan / pimpinan proyek.

Puas belum dengan 7 poin diatas? Pasti ada yang bingung ya bagaimaa bikinnya?
Kalian yang belum memiliki skill editing untuk membuat CV, tenang saja. Studn.id adalah salah satu website yang menyediakan fitur “Download CV” GRATIS.  Studn.id juga menyediakan data kegiatan berbagai perguruan tinggi di Indonesia, keren kan?
Yuk cek Studn.id sekarang juga!