Lemparkan Sikap Bullying ke Tong Sampah !

Tau nggak kejahatan apa yang tidak terlalu kelihatan luka fisiknya tapi efeknya luar biasa banget untuk  masa depan? Kejahatan ini dilakukan oknum untuk mencapai kepuasan diri. Banyak sekali contoh kasus yang telah terjadi dan di ekspose media contohnya yang saat ini sedang viral adalah kasusnya Muhammad Farhan (mahasiswa salah satu kampus yang ada di Depok). Nah kejahatan ini adalah bullying.

Kenapa sih bullying itu kejahatan, itukan cuma lucu-lucuan, buat hiburan ajah dan nggak usah dibikin makan ati lah, santai aja lagi?

Nah yang ngomong kayak gitu nggak ngerasain posisinya sebagai korban. Padahal bullying itu adalah pembunuhan karakter dengan menjatuhkan mental korban. Manusia dilahirkan dengan kecerdasan yang tak terhingga sedangkan yang membuat dia lemah, penakut, cemas itu karena faktor luar salah satunya akibat bullying. Korban bullying yang terjadi berulang-ulang akan menyebabkan cemas yang berlebihan dan mengganggap semua orang itu jahat. Parahnya, bullying bisa menyebabkan bunuh diri lho. Lha kok bisa? Ya bisa aja karena korban merasa tidak dihargai, merasa buruk, tidak ada yang menyukainya dan merasa terasingkan di bumi ini. Nah lho…. parah banget kan pembully itu.

 Yuk kita simak tips membuang jauh sikap buruk bullying !

  1. Tau batas bercanda
    Bercanda itu membuat hati yang galau jadi sumringah lho,,, tapi nggak boleh berlebihan bercandanya ya. Bercanda yang sampai membully itu yang dilarang. Kan nggak keren niatnya cuma bercanda tapi berujung maut. Kalau udah kelepasan ngomong yang nyakitin ati temennya, cepetlah peka sama perubahan sikap temen kita dan minta maaf lalu cari topik lain. Sedangkan yang dibully harus sabar dan husnudzan, ya siapa tau, si dia sedang khilaf. Jangan sampai dibawa sampai tidur ya, mikirin omongan orang lain terus, yang nantinya malah bikin stres. Wah bahaya tuh……
  1. Nggak usah caper super
    Terkadang  pelaku bullying itu pengen cari perhatian di lingkungan temannya, bisa jadi  karena di keluarganya dia kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya. Solusinya, bangun komunikasi lebih baik lagi dengan keluarga atau teman. Hidup itu bukan untuk meminta karena hidup akan indah ketika kita memberi. Begitu juga ketika kita berusaha menyayangi dan memberi perhatian, maka atmosfer itu juga akan dapat kita terima.
  1. Jangan sok kuasa
    Pada dasarnya semua orang tuh sama, yang membedakan adalah akhlaknya. Pelaku bulliying yang merasa hebat dan kuat berusaha mendapatkan kepuasaan hatinya dengan mengintimidasi orang lain. Ingat! diatas langit ada langit. So jangan anggap remehi orang lain, siapa tau orang yang dianggap remeh itu sebenarnya memiliki potensi besar, tapi karena tidak diolah dan selalu teraniaya sehingga tidak bisa muncul potensi itu. Kuncinya adalah saling memahami dan menghargai orang lain.
  1. Jauhi teman yang buruk
    Temen memiliki pengaruh besar buat membully orang lain. Kalau dia teman yang buruk ketika kita membully, dia bakalan seneng bahkan ngetawain perbuatan kita sedangkan temen yang baik dia akan menyayangi kita dengan cara menasehati kalo itu gak baik.

Jadi penting nih untuk digaris bawahi, bullying adalah pembunuhan karakter yang sudah seharusnya kita jauhi. So stop bully!

Mari kita menjadi pribadi yang lebih aktif dan produktif agar kita tidak disibukan dengan hal negatif seperti bullying. Kalian juga pasti senang kan bertemu dengan temen-temen yang selalu mensupport kalian? Yuk temukan teman – teman kalian dari berbagai civitas akademika di penjuru Indonesia di Studn.id, kamu bisa add, chat, dan berkenalan dengan mereka. Temukan juga aktifitas keren yang sesuai dengan passion, dan promosikan juga event/aktifitas organisasi/komunitas kalian di Studn.id. Upss.. bisa bikin CV Online juga lho. Daftar Studn.id sekarang juga yuk!